Efektifitas Posyandu Remaja dalam Meningkatkan Status Kesehatan Remaja Putri di Kecamatan Luwuk Selatan

The Effectiveness of Youth Posyandu in Improving the Health Status of Adolescent Girls in South Luwuk District

Authors

  • Risky Ekaputri Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Tompotika Luwuk
  • Lisa Handayani Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Tompotika Luwuk
  • Dwi Wahyu Balebu Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Tompotika Luwuk

DOI:

https://doi.org/10.51888/phj.v16i1.317

Keywords:

Adolescent Posyandu, adolescent girls, health status, BMI, blood pressure

Abstract

Remaja putri merupakan kelompok yang rentan terhadap berbagai masalah kesehatan, seperti ketidakseimbangan gizi, anemia, dan penyakit tidak menular. Program Posyandu Remaja dirancang untuk mendukung kesehatan remaja melalui edukasi, pemantauan kesehatan, dan intervensi berbasis komunitas. Namun, efektivitasnya dalam meningkatkan status kesehatan remaja putri belum banyak diteliti. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas Posyandu Remaja dalam meningkatkan status kesehatan remaja putri berdasarkan indikator seperti Indeks Massa Tubuh (IMT), lingkar perut, lingkar lengan atas, tekanan darah, kadar hemoglobin, dan kadar glukosa darah. Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimen dengan "one group pretest-posttest design". Sampel terdiri dari 35 remaja putri berusia 10-18 tahun yang merupakan anggota baru Posyandu Remaja di Kecamatan Luwuk Selatan. Analisis data menggunakan uji t sampel berpasangan dan uji Wilcoxon. Luaran yang akan dicapai yaitu artikel yang dipublikasi di jurnal Nasional bereputasi Sinta 1-4. Hasil analisis menunjukkan penurunan signifikan pada rata-rata IMT (p = 0,009) dan tekanan darah sistolik (p = 0,000) setelah intervensi. Sebaliknya, tekanan darah diastolik meningkat signifikan (p = 0,000). Variabel lain seperti kadar hemoglobin, kadar glukosa darah, lingkar perut, dan lingkar lengan atas tidak menunjukkan perubahan signifikan secara statistik. Posyandu Remaja efektif dalam menurunkan IMT dan tekanan darah sistolik, tetapi kurang efektif untuk variabel lainnya. Program ini memiliki potensi untuk meningkatkan status kesehatan remaja putri, namun memerlukan penguatan dalam durasi intervensi, intensitas edukasi, dan penyesuaian program agar lebih terarah.

Adolescent girls are a group that is vulnerable to various health problems, such as nutritional imbalances, anemia and non-communicable diseases. The Youth Posyandu Program is designed to support adolescent health through education, health monitoring and community-based interventions. However, its effectiveness in improving the health status of adolescent girls has not been widely studied. This study aims to analyze the effectiveness of Youth Posyandu in improving the health status of adolescent girls based on indicators such as Body Mass Index (BMI), abdominal circumference, upper arm circumference, blood pressure, hemoglobin levels and blood glucose levels. This research uses a quasi-experimental design with "one group pretest-posttest design". The sample consists of 35 young women aged 10-18 years who are new members of the Youth Posyandu in South Luwuk District. Data analysis uses the paired sample t test and the Wilcoxon test. The output to be achieved is an article published in the reputable National journal Sinta 1-4. The results of the analysis showed a significant reduction in average BMI (p = 0.009) and systolic blood pressure (p = 0.000) after the intervention. In contrast, diastolic blood pressure increased significantly (p = 0.000). Other variables such as hemoglobin levels, blood glucose levels, abdominal circumference and upper arm circumference did not show statistically significant changes. Adolescent Posyandu is effective in reducing BMI and systolic blood pressure, but less effective for other variables. This program has the potential to improve the health status of adolescent girls, but requires strengthening the duration of the intervention, intensity of education, and adjustments to the program to make it more targeted.

References

Asil, E., Surucuoglu, M. S., Cakiroglu, F. P., Ucar, A., Ozcelik, A. O., Yilmaz, M. V., & Akan, L. S. (2014). Factors That Affect Body Mass Index Of Adults. Pakistan Journal Of Nutrition, 13(5). Https://Doi.Org/10.3923/Pjn.2014.255.260

Damanik, E., Etty, C. R., & Barus, E. (2022). Pelatihan Pengukuran Tanda-Tanda Vital Dan Imt Kepada Kader Posyandu Remaja Lapas Tj. Gusta. Jurnal Abdimas Mutiara, 3(27).

Diananda, A. (2019). Psikologi Remaja Dan Permasalahannya. Journal ISTIGHNA, 1(1). Https://Doi.Org/10.33853/Istighna.V1i1.20

Dieny, F. F., Widyastuti, N., & Fitranti, D. Y. (2015). Sindrom Metabolik Pada Remaja Obes: Prevalensi Dan Hubungannya Dengan Kualitas Diet. Jurnal Gizi Klinik Indonesia, 12(1). Https://Doi.Org/10.22146/Ijcn.22830

Ertiana, D., Septyvia, A. I., Utami, A. U. N., Ernawati, E., & Yualiarti, Y. (2021). Program Peningkatan Kesehatan Remaja Melalui Posyandu Remaja. Journal Of Community Engagement And Employment, 3(1), 30–39.

Islamy, A., & Farida, F. (2019). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Siklus Menstruasi Pada Remaja Putri Tingkat III. Jurnal Keperawatan Jiwa, 7(1). Https://Doi.Org/10.26714/Jkj.7.1.2019.13-18

Kemenkes RI. (2024). Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023.

Kemenkes RI. (2018). Laporan Nasional Riskesdas 2018. Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.

Kepmenkes RI. (2018). Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Posyandu Remaja. Internet Avaliable From: Http://Kesga.Kemkes.Go.Id/Images/Pedoman/Petunjuk%20Teknis%20Penyelenggaraan%20Posyandu%20Remaja.Pdf.

Kurniawati, K. D., Kusumawati, A., & Prabamurti, P. N. (2020). Hubungan Pengetahuan, Persepsi Keseriusan, Persepsi Hambatan Dan Efikasi Diri Dengan Partisipasi Remaja Dalam Mengikuti Posyandu Remaja. Jurnal Kesehatan Masyarakat (E-Journal), 8(3).

Noya, F., Ramadhan, K., Tadale, D. L., & Widyani, N. K. (2021). Peningkatan Pengetahuan Dan Keterampilan Kader Melalui Pelatihan Kader Posyandu Remaja. Jurnal Masyarakat Mandiri (JMM), 5(5).

Nurmasyita, N., Widjanarko, B., & Margawati, A. (2016). Pengaruh Intervensi Pendidikan Gizi Terhadap Peningkatan Pengetahuan Gizi, Perubahan Asupan Zat Gizi Dan Indeks Massa Tubuh Remaja Kelebihan Berat Badan. Jurnal Gizi Indonesia (The Indonesian Journal Of Nutrition), 4(1). Https://Doi.Org/10.14710/Jgi.4.1.38-47

Pratiwi, L. (2017). Program Intervensi Gizi Dan Pengurangan Lingkar Perut. Alfabeta.

Rahman, A. (2019). Pengaruh Edukasi Nutrisi Terhadap Kadar Glukosa Darah Pada Remaja. Universitas Airlangga.

Rusting, I. (2019). Posyandu Remaja, Solusi Atasi Masalah Pada Remaja. Https://Www.Kompasiana.Com/Debbywuri/5d61c677097f3617793d63d2/Posyandu-Remaja-Solusi-Atasi-Masalah-Pada-Remaja?Page=All.

Sari, D. (2016). Evaluasi Program Pelatihan Fisik Terhadap Lingkar Lengan Atas. Universitas Brawijaya Press.

Sarweni, K. P., & Hargono, R. (2018). Demand VS Supply Program Kesehatan Remaja Di Puskesmas Tanah Kalikedinding Surabaya. Jurnal PROMKES, 5(1). Https://Doi.Org/10.20473/Jpk.V5.I1.2017.77-88

Setiadi, A. (2018). Pengaruh Program Posyandu Remaja Terhadap Status Gizi. Pustaka Kesehatan.

Siregar, M. I. H., Sari, R. D. P., Utama, W. T., & Zurai, R. (2024). Hubungan Antara Indeks Massa Tubuh (IMT), Lemak Tubuh, Dan Siklus Menstruasi Pada Remaja Putri SMAN 10 Bandar Lampung. Action Research Literate.

Wulandari, F. (2020). Intervensi Suplementasi Zat Besi Dan Anemia Pada Remaja. Gadjah Mada University Press.

Downloads

Published

2025-06-30

How to Cite

Ekaputri, R. ., Handayani, L. ., & Balebu, D. W. (2025). Efektifitas Posyandu Remaja dalam Meningkatkan Status Kesehatan Remaja Putri di Kecamatan Luwuk Selatan: The Effectiveness of Youth Posyandu in Improving the Health Status of Adolescent Girls in South Luwuk District. Jurnal Kesmas Untika Luwuk : Public Health Journal, 16(1), 40–49. https://doi.org/10.51888/phj.v16i1.317

Similar Articles

<< < 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>