Pemetaan Spasial dan Korelasi Ekologis Kasus Pneumonia pada Balita di Provinsi Jawa Timur tahun 2024

Spatial Mapping and Ecological Correlation of Pneumonia Cases in Toddlers in East Java Province in 2024

Authors

  • Zerrin Neysa Ardelia Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga
  • Firman Suryadi Rahman Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga

DOI:

https://doi.org/10.51888/phj.v7i1.442

Keywords:

Analisis spasial, imunisasi dasar lengkap, pneumonia balita, sanitasi aman, status gizi

Abstract

Sekitar 39% kasus pneumonia terjadi di Asia Tenggara dan 30% terjadi di Afrika. Indonesia menempati peringkat ke-8 tertinggi di dunia dengan angka kematian pneumonia pada bayi dan balita. Jawa Timur berada di peringkat ke-7 dengan persentase sebesar 72,3% pada kategori penemuan kasus pneumonia pada balita menurut provinsi tahun 2024. Tujuan:  memetakan dan menganalisis hubungan kasus pneumonia balita dengan cakupan Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) Bayi, status gizi balita (buruk dan kurang) dan keluarga dengan akses sanitasi aman di Provinsi Jawa Timur tahun 2024. Metode: Penelitian observasional analitik dengan desain studi ekologis dan analisis korelasi ekologis (korelasi populasi) yang dilakukan menggunakan uji statistik spearman, serta pemetaan dengan aplikasi Quantum GIS (QGIS). Data yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari Profil Kesehatan Provinsi Jawa Timur tahun 2024 dengan total populasi penelitian adalah 38 kota/kabupaten. Hasil: terdapat korelasi positif dan hubungan yang sangat kuat antara kasus pneumonia dengan cakupan Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) Bayi (p = 0,000; r = 0,974) dan status gizi balita (kurang) (p = 0,000 dan r = 0,802). Ditemukan hubungan yang cukup antara kasus pneumonia dengan status gizi balita (buruk) (p = 0,003; r = 0,464) dan hubungan yang lemah antara kasus pneumonia dan keluarga dengan akses sanitasi aman (p = 0,308; r = 0,350). Kesimpulan: kasus pneumonia perlu untuk dikerucutkan kepada pendidikan, perilaku dan pengalaman ibu terhadap pola makan balita mengenai makanan bergizi seimbang serta jenis imunisasi dan jadwal pelaksanaannya.

Approximately 39% of pneumonia cases occur in Southeast Asia and 30% in Africa. Indonesia ranks 8th highest in the world in pneumonia mortality among infants and children under five. East Java ranks 7th with 72.3% in pneumonia case detection among children under five by province in 2024. Purpose: To map and analyze the relationship between pneumonia cases in children under five and Complete Basic Immunization (CBI) coverage in infants, nutritional status of children under five (poor and deficient), and households with access to safe sanitation in East Java Province in 2024. Methods: An analytic observational study with an ecological study design and ecological correlation analysis (population correlation) using the spearman statistical test, as well as spatial mapping with the Quantum GIS (QGIS) application. Data were obtained from the East Java Provincial Health Profile 2024, covering a total study population of 38 cities/districts. Results: There was a positive correlation and a very strong relationship between pneumonia cases and CBI coverage (p= 0,000; r= 0,974) and deficient nutritional status (p= 0,000; r= 0,802). A moderate relationship was found between pneumonia cases and poor nutritional status (p= 0,003: r= 0,464) and a weak relationship was found between pneumonia cases and households with access to safe sanitation (p= 0,308: r= 0,350). Conclusion: Pneumonia prevention efforts should be directed toward maternal education, behavior, and experience regarding the dietary patterns of children under five concerning balanced nutritious food, as well as immunization types and implementation schedules.

References

Anjaswanti, R. N., Azizah, R., & Leonita, A. (2022). Studi meta-analisis: Faktor Risiko Kejadian pneumonia Pada Balita di Indonesia Tahun 2016-2021. Journal of Community Mental Health and Public Policy, 4(2), 56–70. https://doi.org/10.51602/cmhp.v4i2.65

Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur. (2024). Profil Kesehatan Provinsi Jawa Timur Tahun 2024. Surabaya: Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

Delfiyanti, R., & Eryando, T. (2024). Analisis spasial Pemetaan Prioritas penanganan pneumonia Pada Balita di provinsi Jawa Timur tahun 2022. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI), 7(5), 1226–1234. https://doi.org/10.56338/mppki.v7i5.5026

Faisal, F., Irwandi, Aprilia, R., Suharni, & Efriza. (2024). Tinjauan Literatur: Faktor Risiko Dan Epidemiologi pneumonia Pada Balita. Scientific Journal, 3(3), 166–173. https://doi.org/10.56260/sciena.v3i3.144

Indah, I., & Refialdinata, J. (2025). Hubungan status gizi Dan status IMUNISASI Dasar Dengan Kejadian pneumonia Pada Anak Balita di Puskesmas Lubuk Begalung padang. Jurnal Kesehatan Lentera ’Aisyiyah, 8(1), 53–59. https://doi.org/10.58170/jkla.v8i1.243

Indarwati, T., Salam, A. Y., & Roisah. (2023). Hubungan Riwayat Imunisasi Dan Pemberian vitamin A Dengan kejadian pneumonia Pada Balita di Rawat inap Rsud Pasirian lumajang. Journal Nursing Research Publication Media (NURSEPEDIA), 2(2), 92–102. https://doi.org/10.55887/nrpm.v2i2.40

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2024. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Nickontara, D. P., Sahrun, Setiawan, N. C. T., & Winangun, I. G. P. (2024). Hubungan berat Badan Lahir, status gizi, Dan Usia terhadap kejadian pneumonia Pada Balita di Rsud Praya. Cakrawala Medika: Journal of Health Sciences, 2(2), 147–153. https://doi.org/10.59981/sxhwra79

Nurjanah, N., Su’udi, Sumiatin, T., & Wahyurianto, Y. (2025). STATUS IMUNISASI DASAR LENGKAP DENGAN TERJADINYA PNEUMONIA BALITA DI KELURAHAN RONGGOMULYO WILAYAH KERJA PUSKESMAS TUBAN KABUPATEN TUBAN. Jurnal Ilmu Kesehatan Mandira Cendekia, 4(9), 1–11. https://doi.org/10.70570/jikmc.v4i9.1915

Suharni, Aprilia, R., Efriza, Hansah, R. B., Rizki Saputra, M. R., Mona, L., & Yasa, Y. F. (2025). HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN DERAJAT KEPARAHAN PNEUMONIA PADA BALITA. Jurnal Nusantara Hasana, 4(12), 1–9. https://doi.org/10.59003/nhj.v4i12.1445

Susanti, S. (2017). Pemetaan penyakit pneumonia di provinsi Jawa Timur. Jurnal Biometrika Dan Kependudukan, 5(2), 117. https://doi.org/10.20473/jbk.v5i2.2016.117-124

WHO. (2022). Pneumonia in children. World Health Organization. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/pneumonia

Downloads

Published

2026-06-30

How to Cite

Ardelia, Z. N., & Rahman, F. S. . (2026). Pemetaan Spasial dan Korelasi Ekologis Kasus Pneumonia pada Balita di Provinsi Jawa Timur tahun 2024: Spatial Mapping and Ecological Correlation of Pneumonia Cases in Toddlers in East Java Province in 2024. Jurnal Kesmas Untika Luwuk : Public Health Journal, 17(1), 118–128. https://doi.org/10.51888/phj.v7i1.442

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.