Pengaruh Pengembangan Karir Reward dan Punishment Shift Kerja Komunikasi Terapeutik terhadap Motivasi Kerja Tenaga Kesehatan
The Influence of Career Development Reward and Punishment Work Shifts Therapeutic Communication on Work Motivation of Health Workers
DOI:
https://doi.org/10.51888/phj.v14i1.135Keywords:
Motivasi kerja, komunikasi terapeutik, pengembangan karir, shift kerjaAbstract
Kondisi pasien yang berbeda-beda ini menuntut para tenaga kesehatan untuk melakukan observasi selama 24 jam, serta selalu menghadirkan dirinya dalam konteks terapeutik. Penelitian kuantitatif ini menggunakan rancangan cross sectional study untuk menentukan pengaruh antara pengembangan karir, reward, shift kerja, dan komunikasi terapeutik terhadap motivasi kerja tenaga kesehatan di RSU Faga Husada Baubau. Penelitian berlangsung dari bulan Mei 2023-Juni 2023 di RSU Faga Husada Baubau dengan melibatkan 99 responden. Analisis menggunakan uji Fisher Exact dengan 5 persen. Hasil analisis bivariat didapatkan bahwa variabel perkembangan karir (p value = 0,002 kurang dari 0,005), reward dan punishment dengan nilai (p value = 0,013 kurang dari 0,005), variabel shift kerja dengan nilai (p value = 0,008 kurang dari 0,005), dan Komunikasi terapeutik dengan nilai (p value = 0,016 kurang dari 0,005). Kesimpulannya adalah variabel independen yang terdiri dari perkembangan karir (X1), reward dan punishment (X2), shift kerja (X3), dan Komunikasi terapeutik (X4) masing-masing berpengaruh terhadap motivasi kerja (Y) sebagai variabel dependen.
The different conditions of these patients require health workers to observe for 24 hours, and always present themselves in a therapeutic context. This quantitative study used a cross-sectional study design to determine the effect of career development, rewards, shift work, and therapeutic communication on the work motivation of health workers at RSU Faga Husada Baubau. The research took place from May 2023-June 2023 at the Faga Husada Baubau Hospital involving 99 respondents. Analysis used the Fisher Exact test with α 5 percent. The results of the bivariate analysis found that career development variables (p value = 0.002 less than 0.005), reward and punishment with values (p value = 0.013 less than 0.005), work shift variables with values (p value = 0.008 less than 0.005), and therapeutic communication with values (p value = 0.016 less than 0.005). The conclusion is that the independent variables consisting of career development (X1), reward and punishment (X2), shift work (X3), and therapeutic communication (X4) each have an effect on work motivation (Y) as the dependent variable.
References
AA. Anwar Prabu Mangkunegara, (2013), Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahaan, Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Afiska, Adele, (2020), Pengaruh Pengembangan Karier dan Lingkungan Kerja Terhadap Kepuasan Kerja Kariyawan pada PT Asian Agri Peranap Kab. Indragiri Hulu. 49-50.
Adi Suyitno, (2017), Analisis Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Pelaksanaan Komunikasi Terapeutik Perawat di IPCU RSJ Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang, Magister Thesis, Universitas Brawijaya.
Agus Wijaya. (2017), Pengaruh Motivasi dan Lingkungan Kerjaa Terhadap Kinerja Karyawan pada Rumah Sakit Umum Daerah Lamaddukkelleng Kabupaten Wajo, Universitas Islam Negeri: Alauddin.
Alfiansyah, Muhammad arief, (2018), Komunikasi Terapeutik Dalam Keperawatan Di Rumah Sakit Royal Prima Medan. Tesis, Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara: Medan.
ArepI. & Tanjung H., (2003), Manajemen Motivasi, Jakarta: PT. Gramedia Widiasarana Indonesia.
Azril Lakonie., (2012),. Hubungan System Reward Dengan Kinerja Perawat DiRuang Rawat Inap RSUD Lahat. Program Studi S1 Keperawatan.
Buchbinder, S.B.,(2014), Manajemen Pelayanan Kesehatan, Penerbit Buku Kedokteran : EGC : Jakarta.
Fahmi, Irham. (2016), Manajemen Sumber Daya Manusia, Teori dan Aplikasi, Bandung :Alfabeta.
Fusfitasari, Yenni, and Dita Amita, (2020), Komunikasi Terapeutik Pada Anak. Banyumas: PM Publisher.
Hamzah B, U., (2016), Teori Motivasi dan Pengukuranya, Jakarta: PT. Bumi Aksara.
Handoko, T. Hani, (2012), Manajemen Personalia Dan Sumber Daya Manusia, Yogyakarta: BPFE.
Hajaruddin, (2014), Hubungan Antara Komunikasi Terapeutik Perawat Dengan Tingkat Kepuasan Pasien di Puskesmas Bleret Bantul, Yogyakarta.
Hasibuan, M. S., (2016), Manajemen Sumber Daya Manusia, Jakarta: PT. Bumi Aksara.
Kadarisman, (2014), Manajemen Pengembangan Sumber Daya Manusia, Jakarta: Rajawali press.
Kawulur, Tresia Karli, dkk., (2018), Pengaruh Reward dan Punishment Terhadap Loyalitas Karyawan di PT. Columbia Perdana Cabang Manodo. Jurnal Administrasi Bisnis.
Kentjana, Natasya Michelle Putri dan Piter Nainggolan, (2018), Pengaruh Reward Dan Punishment Terhadap Kinerja Karyawan Dengan Motivasi Sebagai Variabel Intervening (Studi Kasus Pada Pt. Bank Central Asia Tbk), Sustainable Tourism Industry For Econ.
Kenya Swawikanti, (2023), Pengembangan Karir: Pengertian, Tujuan, Contoh dan Tahapannya, artikel: Skill Academy.
Komsahril, R. (2014), Komunikasi Organisasi Lengkap, Jakarta: Gramedia Widiar Sarana Indonesia.
Lasmiah, Nurhaenih Azis, and Mira, (2020), Hubungan Karakteristik Perawat Dengan Praktik Komunikasi Terapeutik Perawat-Klien Di Puskesmas Malili Kab. Luwu Timur, Jurnal Lontara Kesehatan 1, no. 1, 67–76.
Leatemia, Vonny Batseba, (2020), Analisis Pengaruh Kapasitas Tenaga Kesehatan Terhadap Manajemen Puskesmas di Kota Ambon Provinsi Maluku. Tesis. Pascasarjana Universitas Hasanuddin Makassar, Makassar.
Ludfi, Ferry Wijaya, (2021), Sistem Reward dan Punishment sebagai Pemicu dalam Meningkatkan Kinerja Karyawan, Jurnal Ilmu Komputer: Ekonomi dan Manajemen, Magister Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Trunojoyo: Madura. E-ISSN: 2774-2075, Vol. 1 No. 2.
Masram, Mu’ah., (2017), Manajemen Sumber Daya Maausia Profesional, Surabaya: Zifatama Publisher.
Narayana, A., (2017), A Critical Review of Organizational Culture on Employee Performance, American Journal of Enggineering and Technology Management. Vol 2(5), 72–76.
Notoamtmodjo, S., (2012), Metode Penelitian Kesehatan, Jakarta: Rineka Cipta.
Nursalam, (2013), Kumpulan Instrumen Penelitian Kesehatan, Jakarta: Saleba Medika.
Nurahma, (2016), Komunikasi Terapeutik Antara Perawat dan Pasien di Puskesmas Antang Perumnas, Makassar.
Regitha M. Panekenan, Tumbuan, Willem J.F Alfa dan Rumokoy Farlan S., (2019), The Influence Of Reward And Punishment Toward Employee’s Performance At Bank Indonesia Branch Manado. Jurnal EMBA Vol.7 No.1 Januari 2019, Hal. 471 – 480
Rosyidawati, Dian, (2020), Pengaruh Beban Kerja Dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Perawat Di Instansi Rawat Inap RSUD DR.Tadjuddin Chalid Dan RSUD Kota Makassar. Tesis, Pascasarjana Universitas Hasanusin Makassar. Makassar.
Samah Abu., (2019), Kajian-Kajian Dan Praktek Dalam Penelitian Hukum. Pekanbaru: uinsuska press.
Sinambela Poltak Lijan., (2017), Manajemen Sumber Daya Manusia (membangun tim kerja yang solid untuk meningkatkan kinerja), Jakarta : Bumi Aksara
Suciati, (2015), Psikologi Komunikasi Sebuah Tinjauan Teoritis dan Perspektif Islam.
Sugiyono, (2018), Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D, Bandung: Alfabeta.
Supratiningsih, Yuli Dwi, (2022), Pengaruh Motivasi, Pusnishment DanReward Terhadap Kinerja Rumah Sakit Moewardi Di Era Pandemi Covid 19. Tesis, Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Surakarta: Surakarta.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Darsil Razak, Ramadhan Tosepu, Syawal Kamiluddin Saptaputra

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.