Hubungan Antara Penerapan Program Pelatihan K3, Pengawasan K3, dan Komunikasi K3 dengan Produktivitas Pekerja Pada Mining Operation Division PT. Kaltim Prima Coal

The Relationship Between Occupational Health and Safety (OHS) Training, Supervision, and Communication and Workers' Productivity in the Mining Operation Division of PT Kaltim Prima Coal

Authors

  • Hesty Oktaviani Universitas Mulawarman
  • Ida Ayu Indira Dwika Lestari Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Mulawarman
  • Dewi Novita Hardianti Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Mulawarman
  • Muhammad Sultan Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Mulawarman
  • Rifdah Wardani Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Mulawarman

DOI:

https://doi.org/10.51888/phj.v7i1.465

Keywords:

Produktivitas kerja, pelatihan, pengawasan, komunikasi

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis hubungan antara penerapan program keselamatan dan kesehatan kerja yaitu pelatihan, pengawasan dan komunikasi dengan produktivitas pekerja pada Mining Operation Division PT. Kaltim Prima Coal. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel berjumlah 100 pekerja yang dipilih sesuai dengan kriteria penelitian. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner IWPQ (Individual Work Performance Questionnaire). Analisis data meliputi analisis univariat untuk menggambarkan karakteristik responden dan distribusi penerapan program keselamatan dan kesehatan kerja serta tingkat produktivitas pekerja dalam bentuk frekuensi dan persentase. Analisis bivariat dilakukan menggunakan uji Rank Spearman untuk menilai hubungan penerapan program pelatihan, pengawasan dan komunikasi dengan produktivitas pekerja. Analisis bivariat menunjukkan bahwa penerapan program keselamatan dan kesehatan kerja yaitu pelatihan K3, pengawasan K3 dan komunikasi K3 memiliki hubungan yang signifikan dengan tingkat produktivitas kerja pada pekerja lapangan di Mining Operation Division PT. Kaltim Prima Coal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 3 responden (3%) memiliki tingkat produktivitas yang buruk dan sangat buruk. Dari jumlah tersebut, 2 orang (2%) berada pada tingkat produktivitas buruk dan 1 orang (1%) berada pada tingkat produktivitas sangat buruk.  Penelitian selanjutnya disarankan menambahkan variabel lain untuk memperoleh gambaran yang lebih komprehensif. Temuan ini dapat menjadi dasar bagi perusahaan dalam merancang upaya peningkatan produktivitas pekerja secara lebih terarah.

The purpose of this study was to analyze the relationship between the implementation of occupational safety and health (OSH) programs, namely training, supervision, and communication, and worker productivity in the Mining Operation Division of PT. Kaltim Prima Coal. The research method used a quantitative approach with a cross-sectional design. The sample consisted of 100 workers selected according to the research criteria. Data collection was carried out using the IWPQ (Individual Work Performance Questionnaire). Data analysis included univariate analysis to describe the characteristics of respondents and the distribution of the implementation of occupational safety and health programs as well as the level of worker productivity in the form of frequencies and percentages. Bivariate analysis was carried out using the Spearman Rank test to assess the relationship between the implementation of training, supervision, and communication programs and worker productivity. Bivariate analysis showed that the implementation of occupational safety and health programs, namely training, supervision, and communication, had a significant relationship with the level of work productivity among field workers in the Mining Operation Division of PT. Kaltim Prima Coal. The results showed that 3 respondents (3%) had poor and very poor productivity levels. Of these, 2 people (2%) were at the poor productivity level and 1 person (1%) was at the very poor productivity level. Further research is recommended to add other variables to obtain a more comprehensive picture. These findings can serve as a basis for companies in designing more targeted efforts to improve worker productivity.

References

Ainun Jaria, Septyarini, E., & Purnamarini, T. R. (2025). Pengaruh pelatihan kerja, komunikasi, dan disiplin kerja terhadap produktivitas kerja karyawan di PT. Mensa Binasukses Yogyakarta. JWM (Jurnal Wawasan Manajemen), 13(2), 97–104. https://doi.org/10.20527/jwm.v13i2.363

Ali, R. F., Fachrin, S. A., & Aiwi, M. K. (2023). Analisis penerapan komunikasi K3 terhadap kecelakaan kerja pada pekerja di bagian produksi dan pergudangan PT. Japfa Comfeed Tbk Unit Makassar. Window of Public Health Journal, 4, 1007–1014.

Askar, A., Hidayat, H., & Sani, A. (2022). Hubungan implementasi program K3 terhadap produktivitas kerja pada pekerja di PT. Industri Kapal Indonesia. Window of Public Health Journal, 3(4), 680–689.

Caroles, A., Metekohy, S., & Titaley, H. D. (2022). Studi korelasi perilaku pekerja terhadap penerapan kesehatan dan keselamatan kerja pada pembangunan Poliklinik Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura Ambon. Journal Aggregate, 1(1), 9–16.

Erwinda. (2015). Pengaruh komunikasi terhadap kinerja karyawan pada PT Bank Central Asia Tbk Kantor Wilayah V Medan [Skripsi, Universitas Medan Area].

Halijah, S., Haeruddin, Hardi, I., Septiyamti, & Idris, F. P. (2022). Hubungan K3 dengan produktivitas kerja di PT. FKS Multi Agro. Window of Public Health Journal, 1054–1060.

Hardianti, D. N. (2023). Program K3. Deepublish.

Karangan, M., Kristian H., P., Lambe, L., & Halik, J. B. (2025). Pengaruh program kompetensi dan pelatihan karyawan terhadap peningkatan keselamatan kerja di PT. Vale Indonesia Tbk. J-EMBI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi dan Bisnis Indonesia, 1, 248–260.

Lumenta, K. G. (2021). Pengaruh keselamatan dan kesehatan kerja terhadap produktivitas. Productivity, 2, 102–107.

Madjidu, A. (2022). Analisis lingkungan kerja, budaya organisasi, dan semangat kerja serta pengaruhnya terhadap produktivitas kerja pegawai. Jurnal Ekonomi & Ekonomi Syariah, 5(1), 444–462. https://doi.org/10.36778/jesya.v5i1

Mamuaja, P. P., Paturusi, A., & Lenak, R. (2021). Hubungan penerapan program kesehatan dan keselamatan kerja (K3) terhadap produktivitas kerja karyawan pada CV. Victorina di Tataaran 1 Link II. PHYSICAL: Jurnal Ilmu Kesehatan Olahraga, 2(2), 84–91. https://ejurnal.unima.ac.id/index.php/physical

Mawar. (2024). Pengaruh keselamatan dan kesehatan kerja (K3) dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan pada PT. Minanga Ogan (Studi Kasus Pabrik 2 SENM) [Skripsi, Universitas Baturaja].

Najihah, K., Moriza, T., & Puspita Sari, D. (2024). Hubungan kebijakan K3 serta komunikasi K3 dengan unsafe action karyawan produksi palm oil mill di PT. Langkat Nusantara Kepong. Jurnal Pembaruan Kesehatan Indonesia, 1(2), 201–209.

Notoatmodjo, S. (2010). Metodologi penelitian kesehatan. Rineka Cipta.

Purwanti, T., Ramadhan, R. R., Setianingsih, R., & Siregar, D. I. (2021). Pengaruh pengawasan, kompensasi, dan motivasi terhadap produktivitas kerja karyawan pada PT. Pasir Mas Kabupaten Indragiri Hulu. ECOUNTBIS: Economics, Accounting and Business Journal, 2, 173–181.

Putri, A. D., Bakti, D. K., & Subagja, G. (2024). Pengaruh program keselamatan dan kesehatan kerja terhadap motivasi kerja karyawan. Jurnal Kompetitif Bisnis, 2(4), 197–207.

Rajagukguk, J., Nadeak, K. M., Putra, Z. A., & Rostina, F. (2020). The effect of occupational health and safety (K3), communication, and leadership style on employee performance at PT. Perkebunan Nusantara III (Persero) Medan. Jurnal Ekonomi, 9(1), 248–254.

Ramdhan, M. (2021). Metode penelitian. Cipta Media Nusantara.

Rifa, A. (2023). Pengaruh komunikasi dan pengawasan terhadap produktivitas kerja karyawan pada PT. Surya Jaya Cargo di Sampit. Jurnal Ilmu Manajemen dan Kewirausahaan, 3(1), 79–87.

Rusba, K. (2024). Penerapan komunikasi keselamatan dan kesehatan kerja pada pekerja di PT. MNB Kota Balikpapan. Journal of Innovation Research and Knowledge, 12, 2383–2398.

Setyanti, S. W. L. H., Sudarsih, & Audiva, D. (2022). Pengaruh keterampilan, disiplin kerja, dan kepuasan kerja terhadap produktivitas kerja karyawan. Ekombis Review: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis, 10(S1), 17–24. https://doi.org/10.37676/ekombis.v10iS1

Sinuraya, L. J., Effendi, S., Harahap, N. H., Batubara, M. C., & Mahiddin, M. (2021). Pengaruh komunikasi, pengawasan, dan disiplin terhadap peningkatan produktivitas kerja pegawai di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Rantau Prapat. Jurnal Riset Manajemen & Bisnis (JRMB), 2, 212–231.

Sitorus, M., Nizar, K., & Dewi, S. (2023). Pengaruh pelatihan dan penerapan sistem keselamatan dan kesehatan kerja (K3) terhadap produktivitas kerja karyawan PT. Dwitunggal Jayalestari Medan. Jurnal Ekonomi, Akuntansi dan Manajemen Nusantara (JEAMA), 2, 29–35.

Sugiyono. (2013). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Swatika, B., Wibowo, P. A., & Abidin, Z. (2022). Pengaruh keselamatan dan kesehatan kerja (K3) terhadap produktivitas kerja karyawan. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 11(2), 197–204. https://doi.org/10.33221/jikm.v11i02.1220

Syahraini, Bachri, S., & Makkasau, S. (2023). Pengaruh pengawasan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) terhadap kinerja karyawan PT. Bumi Mineral Sulawesi Kabupaten Luwu. Management Studies and Entrepreneurship Journal, 4(3), 3679–3686.

Tamaka, M. T., Sendow, G. M., & Uhing, Y. (2022). Pengaruh pengawasan, pengalaman kerja, dan kualitas kehidupan kerja terhadap produktivitas karyawan pada PT. Pegadaian (Persero) Kanwil V Manado. Jurnal EMBA, 10(2), 440–450.

Tarwaka, & Bakri, S. H. A. (2016). Ergonomi untuk keselamatan, kesehatan kerja, dan produktivitas. Harapan Press.

Trisma, T., Karneli, O., & Mandataris, M. (2023). Pengaruh pelaksanaan program pelatihan dan

penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) terhadap produktivitas kerja (Studi pada karyawan bagian lapangan PT. Bara Prima Pratama Site Batu Ampar). JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan), 6, 1817.

Waluya, B. S., Evasari, A. D., & Sutapa, H. (2024). Pengaruh komunikasi, konflik, dan stres kerja terhadap produktivitas kerja karyawan pada UD Harapan Jaya Kabupaten Kediri. Jurnal Riset Manajemen, 2(2), 249–262. https://doi.org/10.54066/jurma.v2i2.1907

Widodo, D. S. (2023). Determinasi pelatihan, keselamatan dan kesehatan kerja (K3) terhadap kepuasan kerja. JIM: Jurnal Ilmu Multidisiplin, 1(4), 956–962.

Widodo, I. D. S. (2021). Keselamatan dan kesehatan kerja: Manajemen dan implementasi K3 di tempat kerja. Sibuku.

Widyastuti, T., Ramdani, Z., Alim, S., & Harlianty, R. A. (2024). The Indonesian version of Individual Work Performance Questionnaire (IWPQ): Structure factor and criterion validity. Psychological Research and Intervention, 7(1), 1–16. https://doi.org/10.21831/pri.v7i1.76457

Yulizar, Murdani, I., Lutfi, F., & Fahlevi, M. I. (2025). Pengaruh keselamatan dan kesehatan kerja (K3) terhadap produktivitas kerja. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (The Public Health Science Journal), 4, 365–371.

Downloads

Published

2026-06-30

How to Cite

Oktaviani, H., Lestari, I. A. I. D., Hardianti, D. N., Sultan, M., & Wardani, R. (2026). Hubungan Antara Penerapan Program Pelatihan K3, Pengawasan K3, dan Komunikasi K3 dengan Produktivitas Pekerja Pada Mining Operation Division PT. Kaltim Prima Coal : The Relationship Between Occupational Health and Safety (OHS) Training, Supervision, and Communication and Workers’ Productivity in the Mining Operation Division of PT Kaltim Prima Coal. Jurnal Kesmas Untika Luwuk : Public Health Journal, 17(1), 70–80. https://doi.org/10.51888/phj.v7i1.465

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)